Sunday, December 28, 2008
The little thing that made my day
It might not be something special, not like winning an award of a prize. Not like being admired by thousands of people. But to me, it was one of the best gift I got this year. To finally know, that I am recognized for my work, even if only a little.
-natsu, thanking God for this day-
Saturday, December 27, 2008
Travel log: 17-18 Desember 2008
Seperti sudah direncanakan sejak satu bulan sebelumnya, tanggal 17 desember kemarin saya pergi ke Kalimantan Timur. Tujuan utama adalah menghadiri pernikahan sepupu, anak dari adik lelaki bapak. Acara pernikahan berlangsung tanggal 21 di rumah mempelai wanita, dan tanggal 24 di rumah sepupuku.
Sepupuku tinggal bersama keluarganya di Muara Badak, sebuah area pertambangan gas alam di pedalaman kalimantan Timur. Untuk sampai ke Muara Badak, perlu satu jam perjalanan naik mobil menempuh jalanan rusak menembus hutan. Kalau dihitung total perjalanan dari Malang, 3 jam naik mobil ke Surabaya, sekitar 2 jam naik pesawat ke Balikpapan, 3 jam perjalanan mobil ke Samarinda, lalu 1 jam lagi perjalanan ke Muara Badak.
Capek di jalan, indeed.
Apalagi ditambah fakta bahwa saya pergi ke sana dalam rangka meng-escort rombongan besar. 10 orang total termasuk saya, yang hampir separuh di antaranya adalah orang desa yang baru kali ini pertama naik pesawat terbang. Maklum, mumpung ada acara, keluarga dari Madiun dan Ponorogo ingin ikut ke Kalimantan. Jadilah saya pengurus rombongan.
Yang ada stress! Orang-orang itu susah diatur, dan hampir tak tahu apa-apa. Kecuali Bunda, adik sepupuku dan pacarnya, yang memang sudah sering bepergian jauh. Di bandara Juanda, Surabaya, saya pula yang harus mengurus tiket, bagasi, dan sebagainya. Sampai di bandara Sepinggan, Balikpapan, langsung saya menepuk bahu ayah. "Nggak lagi deh kaya begini," kubilang.
Tapi cukup senang saat melihat, ayah menjemput dengan mobil kantor. Which is Ford Ranger. Woohoo! Dari lama nih, ingin coba naik mobil ini. Kesampaian juga akhirnya.
Dengan mobil ini, menempuh perjalanan 4 jam dari Balikpapan, menuju rumah sepupu di Muara Badak. Nggak semua ya naik satu mobil, sebagian besar rombongan naik mobil lain. Satu orang tinggal di Balikpapan, mengunjungi anaknya yang bekerja di sana.
Akhirnya, sekitar jam 8 malam, kami sampai di rumah sepupuku. Acara dilanjutkan dengan istirahat, di rumah panggung berbahan kayu khas kalimantan. Seperti ini. Actually, ini foto rumah-rumah tetangga di depan rumah sepupuku.
18 Desember 2008
Berhubung tidak ada kegiatan pasti untuk hari ini, saya menyeret sepupuku, adik dari sang calon mempelai lelaki. Kami berjalan-jalan, mengikuti jalanan lurus di sekitar pemukiman, berusaha mencari arah laut. Yang ada, kami berjalan sekitar 5km bolak-balik, karena tak tahu jalan. Ini sebagian foto hasil jalan-jalan saat itu.
beberapa belas meter setelah masjid itu, ada sebuah jembatan biru. Nah, perjalanan kami berakhir di sana sebelum kami berbalik pulang. Mampir dulu beli minuman dingin. Sampai rumah, tidur. Hahah.
Dan baru sadar, lupa memfoto gubuk pembuat ikan asin...
Yah, catatan ini akan dilanjutkan besok. Penulis lelah. XD
Friday, December 26, 2008
Baru pulang jalan-jalan
Beginilah saya, berpose di depan rumah kayu milik paman. Di sebuah kota kecil bernama Muara Badak, satu jam perjalanan menempuh bukit berhutan dari Samarinda, Kalimantan Timur.
Saya melewatkan hampir seminggu di rumah beliau, menghadiri pernikahan anak pertamanya yang juga adalah sepupu saya. Acara akad nikah sendiri dilaksanakan di Samarinda, di rumah mempelai wanita pada tanggal 21. Acara dilanjutkan dengan sedikit resepsi pada hari yang sama, dan resepsi di rumah pamanku pada tanggal 24.
Lalu pada tanggal 25, saya dan Ibu menyempatkan melewatkan satu hari di Balikpapan. Baru kembali ke Malang sore tadi, setelah hampir saja ketinggalan pesawat. Aduh Bunda, kalau begini caranya, lain kali nggak lagi deh pergi jauh sama Bunda. Stress saya!
Banyak cerita dan foto yang ingin saya bagi. Tapi sepertinya, besok dulu lah. Masih lelah ini setelah pulang. BTW, Tenshi-san, makasih paketannya. Sudah sampai. Makasih juga hadiahnya.
Mari tutup entry hari ini dengan quiz yang dicolong dari blog Neng.
A GREEN Dragon Lies Beneath!

My inner dragon is the embodiment of Nature and the Earth. I'm also the Earth Elemental dragon; the defender of all living things. You've heard of forest spirits? Well, I'm as big and tough as they get. Click the image to try the Inner Dragon Online Quiz for yourself.
Tuesday, December 16, 2008
All I want for christmas is you~
Then again, I'd be lying if I said that. =P
I always love Christmas, since my birthday was nearby. I never really tell anyone of what presents I wished for come my birthday. I mean, what for? I'm glad enough if some people remembers my birthday. This year, let me make a small wish list. Just for fun.
What do I want for my upcoming birthday?
- A bunch of sketch books, or sketch papers. My supply is dwindling fast, and it's rather expensive to buy sketch books here. Sometimes I hate small town.
- Latest album from Josh Groban or Michael Bubble. Iya tahu, album mereka terakhir udah lama keluar. Tetap saja, terlalu malas untuk beli sendiri. Hohoh.
- A dinner date with dearest heart. Which is rather impossible, since I'll be going away for a while starting tomorrow...
- Artbooks, any. Why? I need to learn more, to improve my drawing skills.
- A bicycle. My mom lost my old one, so I'm practically immobilized here. I'd have to take the public transport everywhere.
There are more to this wish list, but I think I'd rather stop here. It might be normal for people to make wish lists, but for me, it's rather awkward...
So, happy holliday, people.
Thursday, December 11, 2008
Colorgenics
Name: natsu
Date: 12/10/2008
Colorgenics Number: 37120564
You feel as if you have missed out on a great deal that life had to offer and you go about trying to make up for past failures. Naturally at times you get depressed and you try to compensate for your 'missed opportunities' by living your life to the full. This is what, perhaps, may be described as 'living with exaggerated intensity'. In this way you feel you can break the chains of the past and start again - and it could be that you are right.
You are very self-sufficient and methodical. You presume to know where you are going but need to find a person who will recognise the way you are, not be too demanding and who is, as they say in Italy, 'Simpatico'.
Many people will consider you egotistical and full of your own self importance. On the surface you could well give this impression and perhaps the reason for this complacent attitude is because at times you indeed have that 'short fuse' and are quick to take offence.
You pretend that you are a carefree individual and that nothing really bothers you - that you are so self-sufficient that whatever problems beset you they simply flow off you as water flows off a ducks back. You are experiencing considerable stress, trying to conceal yourself from the rest of the world. In actual fact - deep down, you are not at all happy. You feel lonely and you need someone with whom you can 'Let your hair down' and share your hopes, dreams and high standards. You are imposing unnecessary self restraint on yourself. You would like to demonstrate the unique quality of your character to all and sundry.
Whatever you have tried to do seems to have gone wrong and you are now quite convinced that there is little point of formulating new objectives and it is this belief that has resulted in the stress and anxiety. You would like to be able to communicate with other people who think as you do. At this time there seems to be no-one on the horizon nor is there any prospect of meeting anyone in the immediate future. But it must be said that you are really a 'trier' and indications are that you will, as indeed you have in the past, 'bounce back'.
=======
-_-# Damn...
Wednesday, December 10, 2008
December 2008
Makasih buat Ipeh dan kakaknya yang memperbolehkan saya nginep di Bandung selama itu. *bows down* Maaf buat Tenshi-san karena saya batal main ke rumah. Takut menulari neng Chika dengan pilek berat yang menyerang selama di Bandung.
Dan sekarang, bingung mau nulis apa. Padahal kemaren sepertinya banyak sekali yang ingin dituliskan. Oh, saya ganti judul blog ini.
Jadi illfeel sendiri karena twilight....

