To me, they are like Vultures. Crows. Birds who prey on dead carcasses.
Yang kumaksud adalah fenomena yang kutemukan di area pemakaman, tempat istirahat terakhir Nenekku tersayang. Aku sendiri tidak tahu apa hal yang sama terjadi di area pemakaman lain. Aku harap tidak.
Di area pemakaman ini, sekelompok orang berkeliaran setiap harinya. Lalu, jika ada yang berziarah ke makam anggota keluarga mereka, orang-orang ini akan mendekat. Pura-pura rajin membantu membersihkan daerah makan, ngajak ngobrol ini itu, menawarkan jasa atau mengomentari kuburan yang ada.
Benar-benar seperti kawanan burung bangkai. Karena yang mereka incar, hanyalah uang dari keluarga yang tengah berziarah. Yang membuatku jijik, adalah apa yang terjadi saat keluarga yang berziarah tidak memberi uang. Yang terjadi pada makam nenekku.
Kami mengira, untuk apa memberi mereka uang saat mereka tak pernah mengurus makan Nenek? Untuk apa, saat mereka bertingkah seolah membersihkan makam yang tidak pernah kotor itu?
Hari ini, saat kami berkunjung ke makam Nenek, keadaannya menyedihkan. Pembatas dari batu bata yang seharusnya ada, hilang entah ke mana. Batu nisan yang ada sepasang, tinggal satu. Tanah di sekitar makam itu kering, dan tanaman yang pernah ditancapkan kakakku, juga hilang tanpa bekas.
Aku marah. Aku sedih. Aku berharap saat itu ada setitik kemampuan sihir mengalir dalam tubuhku. Ingin rasanya kuhancurkan mereka semua yang memandangi kami bak sekumpulan burung pemakan bangkai. Ingin rasanya kuhancurkan mereka, dan tersenyum puas saat burung bangkai menikmati makan malam di hadapanku.
Saturday, August 23, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


2 comments:
Pekerja meminta uang untuk bayaran atas kerja mereka.
Pengemis meminta uang.
Pemeras meminta uang sambil memberi ancaman.
Mereka bahkan lebih rendah dari pengemis.
baru aja kejadian..
di jalan, di angkot menuju BSM.. Ada seseorang yang masih cukup muda, yang harusnya masih bisa bekerja (apapun, ga usah yang gajinya gede2 asal halal), mengemis di pintu angkot dengan agak memaksa.
Lucunya, kami yang 6-sense-sensitive menyadari bahwa dia memiliki kemampuan suggestive yang.. well, kurasa bisa dipakai untuk (paling gak) meyakinkan orang untuk memberinya pekerjaan..
meh.. I don't know what's it called, tapi menyebalkan..
Post a Comment