Thursday, May 15, 2008

Melanjutkan petualangan kemarin

Rencana hari ini adalah mengunjungi Kecopokan, sebuah delta di daerah selatan kota Malang. Setidaknya, menurut rencana kakak angkatku -Ardi- dan temanku -Toton- seperti itu. Mau mancing, atau beli ikan, sambil melihat pemandangan.

Jam 10 pagi kami berempat baru pergi dari rumahku, setelah membungkus makan siang seadanya. Berempat itu berarti aku, mas Ardi, Toton, dan calon istri mas Ardi -Maya-. Setelah sekitar 1 setengah jam perjalanan melalui jalanan yang penuh lubang, kami sampai di daerah Kecopokan. Dan ternyata, tak banyak yang bisa dilihat di sana.

Setelah sekitar 20 menit duduk melihat kapal nelayan, Toton dan mas Ardi mengusulkan untuk mengunjungi tempat lain yang lebih menarik. Maka kami melanjutkan perjalanan. Kembali menyusuri jalan berliku yang penuh lubang, yang pada intinya membuat pantat terasa rata dengan jok sepeda motor.

Dan tibalah kami di tempat yang sudah lama ingin kukunjungi kembali. Laut! Pantai! Yay!

Pantai Ngliyep, lebih tepatnya, tempat yang kami datangi. Sempat beberapa kali berhenti di jalan, memotret pemandangan yang menarik, serta membeli tambahan perbekalan. Lalu hal yang pertama kami lakukan saat tiba di pantai adalah... makan siang.

Lalu sementara ketiga teman-temanku beristirahat melepas lelah, aku mulai merambah pantai. Berhubung Ngliyep itu termasuk pantai laut selatan, jangan berharap pantai landai yang bisa dipakai berenang riang atau main air sepuasnya. Ombak tinggi terlihat dari kejauhan, membuat kami ngeri bahkan hanya dengan menontonnya.

Tapi aku sempat melakukan apa yang selalu kulakukan saat aku mengunjungi pantai, mengumpulkan kulit kerang. Lumayan, berhasil membawa pulang satu kantung plastik kulit kerang. Dan sepotong terumbu karang yang kutemukan di pantai, oleh-oleh untuk kura-kuraku tersayang.

Selepas dari pantai, kami pulang melewati kawasan bendungan Karangkates. Sedikit memutar memang, tapi berhubung kepingin, ya lakukan saja. Masalahnya, perjalanan menuju arah barat di sore hari itu menyiksa. Silau. Ditambah dengan penat di berbagai bagian tubuh yang membuat perjalanan pulang jadi terasa sangaaat lama.

Eh, sampai rumah, baru sadar kalau salah satu kulit kerang yang kupungut ternyata masih berpenghuni. Jadilah dia kutaruh di kolam tempat tinggal kura-kuraku. Semoga mereka rukun. Kalaupun tidak, biarlah dia jadi makanan kura-kura, daripada mati sia-sia.

Nah, berakhirlah petualangan kali ini. Mungkin akan dilanjutkan pada akhir bulan, atau bulan depan. Dokumentasi petualangan akan di upload menyusul, berhubung data masih ada di dalam kamera milik temanku.

*yawn* Semoga hari-hari kalian juga menyenangkan. =D

1 comments:

ipeh said...

CURANG!!

*keukeuh*